Cirrus.
Ribuan mata menyaksikan cirrus.
Ribuan perspektif pemaknaan tercipta.
Cirrus.
Menjadi benang merah antra barat & timur.
Aku gantungkan harapan-senyuman pada setiap cirrus.
Yakin pada cirrus jatuh di ufuk barat.
Khuraim Fatik
Yogyakarta: Kopi Cangkir Cafe, 28 Juni 2009 22.00 (Saat menyaksikan langit dari tanah Jogja)
)* Cirrus menurut pemahaman saya,merupakan sebuah gumpalan awan yang membentuk guratan-guratan indah di langit-langit bumi, awan ini memiliki karakter yang sangat kentara, dengan garis tepi yang menyerupai bulu-bulu merpati putih yang indah, kemudian menghasilkan suatu nilai estetika yang begitu tinggi. Hampir setiap bangsa/ suku disemua peradaban dunia mempercayai cirrus sebagai pembawa kabar tentang gejala alam yang akan, sedang, sudah terjadi di bumi ini.
Kalau Badan, Hati dan Otak Bisa Ngomong
-
BADAN
Hey kau! Mau berapa jam lagi bertahan disini? Aduh, ini pantatku sudah
pegal setengah mampus! Kursi hitam yang mereka bilang sofa ini kerasnya
bukan...
1 tahun yang lalu
0 Komentar:
Poskan Komentar